Imam Nahrawi: PSSI Jangan Lupakan Sejarah Sepakbola

353 views

Tinjauan Agen Poker Yang Terpercaya!

AsikBet Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
Bola828 Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs
FS88BET Poker - Bola - Casino 25rb / 50rb Kunjungi Situs

Imam Nahrawi: PSSI Jangan Lupakan Sejarah Sepakbola

Menpora imam Nahrawi mengapresiasi perjuangan supporter Persebaya 1927 atau biasa dikenal sebutan Bonek yang rela datang ke Jakarta untuk menagih status Club kesayangan mereka di kompetisi sepakbola indonesia. Didampingi Kepala Komunikasi Publik Kemenpora Gatot Dewa S Broto serta kawalan ketat aparat kepolisian, pria berkumis tipis itu beranjangsana beberapa ribu bonek yang berada di Stadion Tugu, Koja, Jakarta Utara, Selasa (2/8/2016) malam WiB.

Agen Judi sembari mengenakan jaket warna hitam, imam menyapa beberapa ribu bonek yang sudah menanti Kebentuk rupanya sejak sore. Sontak, Ketampilan politikus partai PKB tersebut langsung disambut oleh bonek dan beberapa puluh reporter.

Sebelum orasi di depan supporter Persebaya. Menpora lebih dahulu bertemu induk bala utama Bonek, Andi Pecie yang disaksikan langsung oleh beberapa puluh reporter.

“Matur suwun, mator sakalangkong, thank you dulur-dulur bonek, tetep tertib, kompak, dan Persebaya kembali ke lapangan,” jelas imam, sesudah bertemu beberapa ribu bonek.

Ada sebanyak tuntutan Bonek yang dilayangkan ke PSSi. Mereka memohon pada otoritas sepakbola indonesia tersebut untuk melakukan pengembalian hak-hak Persebaya, yang tidak visit disaranai Biarpun pengadilan telah mengambil ketetapan status hukumnya.

imam memohon PSSi melakukan dengaran kemauan suporter Persebaya tersebut. Sebab, kata imam, tuntutan Bonek bukan kemutlakan orang per orang, tapi permintaan seluruh suporter Persebaya. ia berusaha, mengawal agar Club yang ‘dianaktirikan’ PSSi kembali berkiprah.

“Akan berusaha, mengawal agar Club tersisihkan PSSi kembali berkiprah. Pengurus sepakbola jangan pernah sekali-kali melupakan histori!” cetus Menpora.

Leave a reply "Imam Nahrawi: PSSI Jangan Lupakan Sejarah Sepakbola"

Author: 
    author